Minggu, 26 Februari 2017

Presentasi Multimedia pembelajaran kimia Hasil Pengembangan




Pada hakekatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses komunikasi. Proses komunikasi (proses penyampaian pesan) harus diciptakan atau diwujudkan melalui kegiatan penyampaian dan tukar menukar pesan atau informasi oleh setiap guru dan perserta didik. Peserta didik sebagai raw input dan subjek pendidikan memiliki ciri khas individu yang perlu dipahami oleh pendidik, diantaranya peserta didik adalah individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga merupakan insan yang unik, peserta didik sebagai individu yang sedang berkembang, individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi, dan individuyang memiliki kemampuan untuk mandiri (Sanjaya,2010).
Menurut Ali (2004), proses belajar mengajar secara formal di sekolah terjadi interaksi antara berbagai komponen pengajaran. Komponenkomponen itu dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu: (1) guru, (2) isi atau materi pelajaran dan (3) siswa. Interaksi antara ketiga komponen utama melibatkan sarana dan prasarana seperti metode, media, dan penataan lingkungan tempat belajar, sehingga tercipta situasi belajar-mengajar yang memungkinkan tercapainya tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Dengan demikian, guru yang memegang peranan sentral dalam proses belajar mengajar, setidak-tidaknya menjalankan tiga macam tugas utama, yaitu merencanakan, melaksanakan pengajaran dan memberikan balikan.
Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa dalam belajar seorang guru dituntut untuk selalu melakukan inovasi dan dapat menemukan kiat-kiat baru untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif serta menyenangkan (enjoyable learning) yang dapat meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran yang disampaikan. Hal ini perlu dilakukan karena aspek yang terpenting adalah minat siswa terhadap pelajaran sains itu sendiri. Minat siswa terhadap suatu pelajaran tersebut menimbulkan motivasi siswa untuk mempelajari dan menyenangi mata pelajaran tersebut. Dalam upaya menimbulkan minat tersebut, dapat dilakukan dengan menumbuhkan emosi positif siswa (seperti rasa senang dan rasa puas) dalam belajar. Dengan adanya minat, siswa akan termotivasi untuk belajar yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan hasil belajar yang dicapainya. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah ini adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media pembelajaran merupakan salah satu sumber belajar yang dapat menyalurkan pesan sehingga membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan lebih mudah dan efektif. Media berperan sangat penting sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). Untuk itu, penggunaan media yang tepat dan menarik akan menumbuhkan minat, rasa ingin tahu, motivasi dan kreativitas siswa, sehingga sangat penting untuk mengotimalkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Hal ini sependapat dengan Munadi (2008) bahwa media yang bersifat interaktif dengan komputer memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:
(1) meningkatkan motivasi belajar, dimana dengan terakomodasinya kebutuhan siswa, maka siswa pun akan termotivasi untuk terus belajar,
(2) memberikan umpan balik, dimana media pembelajaran interaktif dapat menyediakan umpan balik yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh peserta didik, dan
(3) kendali program sepenuhnya berada pada pengguna, yaitu siswa. Meninjau hal tersebut, maka perlu dicoba dikembangkan media pembelajaran yang berbasis video untuk mengembangkan cara pemikiran siswa agar lebih memahami materi pembelajaran.
Kita ambil contoh pada materi koloid. Kita tidak hanya menjelaskan atau mengejer dengan metode ceramah saja. Akan tetapi, kita juga bisa menghadirkan sebuah video sebaga media yang akan membantu siswa untuk lebih memahami materi lewat visual dan audio. Video berikut adalah contoh media pembelajaran yang dibuat untuk membantu siswa dalam memahami materi koloid …
selain kita bisa membuat video sendiri dapat pula kita hadirkan animasi bagaimana proses tersebut dapat terjadi, agar siswa juga lebih paham dan mengeri lagi tentang materi yang dipelajari …

sumber:
Ali, M. 2004. Guru Dalam Proses BelajarMengajar. Bandung: Sinar baru Albensindo.
Munadi, Y. 2008. Media Pembelajaran; Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Press.
Sanjaya, W. 2010. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
www.youtube.com

26 komentar:

  1. Pada interaktif dengan komputer memiliki beberapa kelebihan tetapi tidak menjelaskan kekurangan tlg jelaskan kekurangannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kekurangan dari media yang bersifat interaktif dengan komputer dapat dilihat pada akses internet yang terkadang kurang memadai

      Hapus
  2. jelaskan bagaimana cara pemilihan media yang tepat hingga dapat menarik perhatian siswa dalam proses belajar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya tentu pembljran tersebut haru berbeda dg sistem pembelajaran yg biasa siswa itu dapatkan atau divariasikan sedemikian rupa, selain itu pemilihan media juga bergantung pd materi

      Hapus
  3. bagaiamana cara mengatasi kesalahan yang akan terjiadi dalam presentasi e-learning ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf imel postingan di atas bukan mengenai e-learning

      Hapus
  4. upaya apa yang dapat menimbulkan minat seorang siswa agar menumbuhkan emosi positif siswa (seperti rasa senang dan rasa puas) dalam belajar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dapat dilakukan dengan mengadakan variasi pembelajaran, sehingga tdk menyebabkan tenjadinya kejenuhan

      Hapus
  5. Syarat media yang baik seperti apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. membantu proses pebelajaran mnjdi lebih baik (siswa dpt mengerti), praktis digunakan, selain itu juga mudah untuk diperoleh

      Hapus
  6. berikan contoh dalam memberikan umpan balik

    BalasHapus
    Balasan
    1. contohnya saat guru memberika respon atas pertanyaan siswa tersebut dengan cara memberika pertanyaan alain yang berhubungan dengan jwban dri pertanyaan siswa tersebut. jdi guru berperan mengarahkan siswa menjawab pertanyaanya sendiri

      Hapus
  7. Dalam upaya menimbulkan minat tersebut,dapat dilakukan dengan menumbuhkan emosi positif siswa (seperti rasa senang dan rasa puas) dalam belajar.Bagaimanakah menurut anda cara menumbuhkan emosi positif siswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. dapat dilakukan dengan mengadakan variasi pembelajaran, sehingga tdk menyebabkan tenjadinya kejenuhan

      Hapus
  8. kesulitan apa yang anda temui dalam mempresentasikan multimedia pembelajaran kimia hasil pengembangan ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejauh ini tidak ada kendala yang begitu sulit pd penerapannya

      Hapus
  9. Berikan contoh kiat-kiat seperti apa untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif serta menyenangkan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti pada penjelasan saya di pertanyaan seblmnya, guru bisa mengadakan variasi pembelajaran yang dpat dilakukan dengan menggunakan media pembelejaran yang tentunya hrus sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran. selain itu melibatkan siswa secara langsung agar siswa (misalnya siswa dapat membuat suatu alat peraga) tidak merasa bosan dan tentunya akan memperkaya pemahaman siswa trsbt

      Hapus
  10. Jelaskan mengenai : memberikan umpan balik, dimana media pembelajaran interaktif dapat menyediakan umpan balik yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh peserta didik

    BalasHapus
    Balasan
    1. contohnya saat guru memberika respon atas pertanyaan siswa tersebut dengan cara memberika pertanyaan alain yang berhubungan dengan jwban dri pertanyaan siswa tersebut. jdi guru berperan mengarahkan siswa menjawab pertanyaanya sendiri

      Hapus
  11. Bagaimana cara kita sebagai guru mengetahui minat siswa terhadap pelajaran yang disuguhkan dengan banyak materi? Apa yang harus di lakukan tiap kali mengajar agar siswa dapat memperhatikan dan memahami dengan baik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita bisa melihat dari tingkah laku siswa tersebuut

      Hapus
  12. Apa kendala yang sering muncul dalam pengembangan multimedia dalam pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan membantu menjawab , kendala yang di hadapi Hambatan yang bersifat teknis dikarenakan adanya masalah teknis, seperti ketersediaan komputer atau laptop dan LCD di sekolah. Ada sekolah yang sama sekali tidak memiliki peralatan ini, meskipun gurunya memiliki kemampuan untuk menggunakan multimedia dalam pembelajarannya. Ada juga sekolah yang telah memiliki peralatan ini tetapi guruya yang belum mampu menggunakan multimedia untuk pembelajarannya.

      Hapus
    2. sya setuju dengan pendt soudara ikhsan karena pada dasarnya penyedia dari media itulah yg bisanya menjadi kendala yg sering muncul

      Hapus
  13. Saya sedikit menambahkan
    Multimedia adalah suatu sarana (media) yang didalamnya terdapat perpaduan (kombinasi) berbagai bentuk elemen informasi, seperti teks, graphics, animasi, video, interaktif maupun suara sebagai pendukung untuk mencapai tujuannya yaitu menyampaikan informasi atau sekedar memberikan hiburan bagi target audiens-nya.
    Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan seperti game. Kata multimedia itu sendiri berasal dari kata multi (Bahasa Latin) yang berarti banyak dan katamedia (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan sesuatu.

    Multimedia dapat disajikan dalam beberapa metode, antara lain :
    Berbasis kertas (Paper-based), contoh : buku, majalah, brosur.
    Berbasis cahaya (Light-based), contoh : slideshows, transparansi.

    Berbasis suara (Audi-based), contoh : CD Players, tape recorder, radio.

    Berbasis gambar bergerak (Moving-image-based), contoh : televisi, VCR (Video Cassete Recorder, film.
    Berbasis Digital (Digilatally-based), contoh : komputer.

    BalasHapus